International

Singapore Health Services PTE, LTD (SingHealth)

Singapore General Hospital adalah rumah sakit tersier dengan 1.785 tempat tidur (per 2017) di Outram . Didirikan pada tahun 1821, dan merupakan rumah sakit terbesar dan tertua di Singapura. Kampusnya yang luas juga mencakup beberapa pusat khusus lainnya serta Poliklinik Outram.

Kedokteran nuklir adalah spesialisasi medis yang melibatkan penerapan zat radioaktif dalam diagnosis dan pengobatan penyakit. Pemindaian kedokteran nuklir biasanya dilakukan oleh Spesialis kedokteran nuklir. Kedokteran nuklir, dalam arti, adalah “radiasi yang dilakukan dari dalam ke luar” karena mencatat pancaran radiasi dari dalam tubuh bukannya radiasi yang dihasilkan oleh sumber eksternal seperti dalam teknik radiologi. Selain itu, Pemindaian kedokteran nuklir berbeda dari radiologi karena penekanannya bukan pada pencitraan anatomi tetapi fungsi, ini disebut modalitas pencitraan fisiologis. Pemindaian Single Photon Emission Computed Tomography atau SPECT dan Positron Emission Tomography atau PET adalah dua modalitas pencitraan yang paling umum dalam kedokteran nuklir.

Nagoya Kyuritsu

Nagoya Kyoritsu Hospital didirikan pada bulan Februari 1979 setelah melalui proses persiapan selama kurang lebih 1 tahun. Pada saat itu, selain hemodialisis, departemen lain seperti departemen penyakit dalam, departemen pediatri, dan sebagainya juga didirikan. Jumlah tempat tidur yang tersedia pada saat itu sebanyak 20 buah, dan tempat tidur untuk hemodialisis sebanyak 21 buah. Pada masa itu, jumlah staf yang dimiliki Kaikoukai masih sekitar 40 orang.  Tiga tahun kemudian, pada Februari 1982, Nagoya Kyouritsu Hospital mendapatkan izin untuk mendirikan “perusahaan medis” dan mendirikan “Kaikoukai Healthcare Corporation”.  “Kaikoukai” memiliki arti “Seluruh karyawan bekerja keras bersama-sama untuk mewujudkan ideologi dan cita-cita perusahaan”.

The Heart Center of The Academic Medical Center at The University of Amsterdam, Netherlands

The University of Amsterdam (abbreviated as UvA, Dutch: Universiteit van Amsterdam) is a public research university located in Amsterdam, Netherlands. Established in 1632 by municipal authorities, it is the fourth-oldest academic institution in the Netherlands still in operation.

The UvA is one of two large, publicly funded research universities in the city, the other being the Vrije Universiteit Amsterdam (VU). It is also part of the largest research universities in Europe with 31,186 students, 4,794 staff, 1,340 PhD students[1] and an annual budget of €600 million.[6][7] It is the largest university in the Netherlands by enrollment. The main campus is located in central Amsterdam, with a few faculties located in adjacent boroughs. The university is organised into seven faculties: Humanities, Social and Behavioural Sciences, Economics and Business, Science, Law, Medicine, Dentistry.

Close ties are harbored with other institutions internationally through its membership in the League of European Research Universities (LERU), the Institutional Network of the Universities from the Capitals of Europe (UNICA), European University Association (EUA) and Universitas 21. The University of Amsterdam has produced six Nobel Laureates and five prime ministers of the Netherlands.